Langsung ke konten

Konsep cerita orisinal · 18+

Bus Terakhir · Selamat Malam 122

Judul asli: 末班公交车·晚安 122

Bus Terakhir · Selamat Malam 122 — Ilustrasi konsep tokoh
Ilustrasi konsep tokoh · Ilustrasi buatan AI, bukan sampul resmi karya asli.

Xu Ning dan Gu Zhou terbiasa saling mengucapkan selamat malam saat turun dari bus terakhir; suatu malam Xu Ning yang sedang murung tidak merespons, namun Gu Zhou tidak mendesaknya dan hanya mengembalikan payung pinjaman sesuai janji. Keesokan harinya, Xu Ning berinisiatif menjelaskan bahwa malam itu dirinya hanya butuh ketenangan dan enggan didesak menjelaskan rasa lelah akibat pekerjaan. Setelah Gu Zhou memahami hal tersebut, kedua belah pihak mempertahankan sapaan singkat sekaligus membiarkan keheningan hadir; kebersamaan biasa ini pun dapat berlanjut tanpa perlu berpura-pura santai setiap hari.

Konsep cerita orisinal situs ini. Tokoh dan alurnya adalah fiksi, bukan isi karya lain dengan judul yang sama. Hanya sinopsis, bukan novel lengkap.

Disunting oleh: Huangguo Drama · Diperbarui:

Drama pendek dengan genre serupa

Drama berikut bergenre mirip dengan cerita ini, bukan adaptasi dari cerita ini.

  1. Bos Asketis Memanjakan Aktris Pemula
  2. Bertahan Hidup di Alam Liar: Sistem Penjaga Keluarga
  3. Bai Jie, Istri Muda

Tokoh cerita

  • Xu NingKonsep Orisinal · Perawat Giliran Malam

    Karakter fiktif dewasa, perawat giliran malam dalam cerita.

  • Gu ZhouKonsep Orisinal · Penumpang Bus

    Karakter fiktif dewasa, penumpang bus dalam cerita.

Baca cerita lainnya

  1. Bangku di Tepi Laut · Gema 631 — Ilustrasi konsep tokoh

    Bangku di Tepi Laut · Gema 631

    Ye Wei mendengar Gu Zhou melatih sebuah melodi di bangku tepi laut dan mengira itu adalah lagu yang ditulis seorang kawan lama untuknya, tetapi setelah bertanya barulah mengetahui bahwa keduanya mengutip materi tradisional yang sama.

Masukan & permintaan

Apa yang kamu inginkan selanjutnya?